Untuk ORDER PEMBELIAN cukup dengan klik gambar iklan Ecoball.


Tampilkan postingan dengan label Manfaat Ecoball. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Manfaat Ecoball. Tampilkan semua postingan

Minggu, 27 Mei 2012

Dampak Limbah Rumah Tangga

Dampak limbah rumah tangga telah menjadi perhatian dari Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD) Jawa Barat sejak tahun 2008, ini dikarenakan limbah rumah tangga telah dominan mencemari kota – kota besar di Jawa Barat sebanyak 80%.
Mengapa kita dapat menghasilkan limbah rumah tangga ketika mencuci pakaian? Apa dampak dari limbah rumah tangga ini? Surfaktan adalah senyawa Alkyl Bensen Sulfonat (ABS) yang mengangkat kotoran pada pakaian dan sulit diurai oleh mikroorganisme alami dalam tanah. Lalu ada lagi Senyawa Fosfat yang mencegah menempelnya kembali kotoran pada bahan yang sedang dicuci yang ternyata memberikan andil terjadinya peledakan populasi tanaman air.
Memang, ada keuntungan dari tanaman air tetapi juga dapat menimbulkan tumbuh kembang Alga. Alga akan menyebabkan warna air menjadi hijau dan dapat menimbulkan bahaya bagi kesehatan manusia. Ada juga Zat pemutih yang umumnya terdiri dari zat natrium karbonat, yang disinyalir dapat menimbulkan kanker.
Jadi, bapak – bapak dan ibu – ibu, marilah bijak dalam memilih produk untuk rumah tangga agar kita semua dapat mewariskan lingkungan yang indah dan sehat untuk anak dan cucu kita dan mengurangidampak limbah rumah tangga.
Image source: jelajahunik.blogspot.com

Go Green bersama EcoBALL

Go Green bersama EcoBALL. Isu Global Warming atau Pemanasan Global kian menanjak dari waktu ke waktu. Tak hanya Anda yang duduk di hadapan komputer, karena pemanasan global demikian terjadi seiring perubahan situasi lingkungan yang kita tempati. Memang ada beberapa teori lain soal muasal Global Warming yang terjadi, tetapi sampai saat ini belum dapat diyakini secara benar.
Faktanya, setiap hari terjadi konversi pohon menjadi bahan baku kayu yang dibutuhkan berbagai usaha produksi. Perusahaan otomotif di Indonesia saja pada 2009 lalu mampu memproduksi 16,5 unit mobil per hari (Kompas.com), sehingga tidak dapat dibayangkan jumlah hasil polusi yang dihasilkan.
Maka, sudah sewajarnya setiap orang mulai mengurangi jumlah penambahan polusi demi menjaga kelangsungan lingkungan kita. Pun tanpa perlu berpikir lebih jauh menanami pohon di daerah yang menjadi taget penghijauan pemerintah, Anda dapat turut berpartisipasi dalam program Go Greendengan mempraktekkan optimalisasi penggunaan sebuah produk (Reuse) dan mengolah kembali sebuah limbah menjadi bermanfaat (Recycle).

Go Green Dengan EcoBALL

Bola pencuci EcoBALL adalah salah satu jalan bagi Anda untuk melakukan re-use dalam kehidupan sehari-hari. Dengan kemampuan penggunaan 1.000 kali, Anda tidak perlu mengganti EcoBALL sampai dengan 3 tahun jika setiap hari mencuci.
Selain itu, EcoBALL juga menghemat penggunaan air dengan tidak perlu membilas pakaian yang dicuci. Hal ini membuat EcoBALL mengoptimalkan proses mencuci, sekaligus menghemat pemakaian air.
Lalu dengan formulasi bahan-bahan alami yang diolah dengan teknologi nano, air limbah hasil mencuci dapat digunakan untuk mencuci mobil, bahkan dapat dipakai menyiram tanaman tanpa efek racun apapun. Ini tentu sebuah recycle limbah yang bermanfaat bagi lingkungan Anda.
Jadi, ayo mulai menjaga lingkungan Anda bersama EcoBALL! Go Green bersama EcoBALL
Bersama EcoBALL, pengeluaran berkurang, lingkungan tetap sehat!

Produk Ramah Lingkungan di Rumah

Produk ramah lingkungan di rumah adalah awal dimana kita mejaga lingkungan. Terkadang kita terlalu memikirkan aksi besar untuk menyelamatkan lingkungan, padahal aksi kecil bisa kita mulai terapkan di rumah sendiri.
Isu pemanasan global saat ini menjadi perhatian masyarakat dunia karena telah menimbulkan dampak yang sangat negatif. Bahkan beberapa bulan belakangan ini, Menteri Perumahan Rakyat (Menpera) mulai bergembar gembor agar pembangunan di sektor properti harus mengembangkan konsep ecogreen, salah satunya dengan memiliki atau menggunakan produk ramah lingkungan.
Bukan saja hanya di bidang properti, Kementrian Koperasi dan UKM pun ikut menyatakan kesiapannya mengakomodasi para pelaku UKM yang berbasis menggunakan dan menghasilkan produk ramah lingkungan. Memang, proses menuju ecogreen ini butuh dilakukan secara bertahap, tetapi para pelaku UKM harus terus didorong agar mereka dapat memproduksi produk yang ramah lingkungan.
Tindakan beramai – ramai menjaga lingkungan di segala bidang ini perlu juga didukung oleh kita sebagai pelaku. Kalau memang Anda kesulitan untuk bergabung dengan kelompok – kelompok pencinta lingkungan yang sering mengadakan kegiatan akbar di jalanan demi pelestarian lingkungan, mungkin saat ini Anda bisa mulai melakukan penerapan menggunakan produk ramah lingkungan di rumah Anda sendiri.
Paling mudah adalah dengan mencuci pakaian menggunakan EcoBALL. Bola ajaib yang dapat menggantikan detergen untuk mencuci pakaian ini tidak mengandung bahan – bahan kimia, sehingga tidak meninggalkan residu kimia baik di pakaian maupun di air bekas cucian. Menjadikannya sebuahproduk ramah lingkungan.
Keramahan EcoBALL terhadap lingkungan, didukung pula oleh daya tahannya yang dapat digunakan sampai kurang lebih 3 tahun atau sekitar 1000x pemakaian. Daya gunanya yang cukup lama ini membuat keuntungan lain juga untuk Anda, yaitu hemat uang karena dapat mengurangi pembelian sabun cuci.
Jadi, mari kita mulai mnggunakan produk ramah lingkungan di rumah sendiri
dengan EcoBALL.
sumber: bataviase.co.id; apindo.or.id

Mencegah Pencemaran Lingkungan Laut Dari Rumah Kita

Mencegah pencemaran lingkungan laut dari rumah kita sendiri? Anda mungkin berpikir: mengapa hal ini harus dilakukan kita sendiri, dan bukan semata-mata oleh pemerintah? Bukankah pemerintah mestinya lebih awas menghadapi pencemaran lingkungan yang dilakukan perusahaan-perusahaan besar?
Ya! Tidak perlu memperdebatkan kesulitan pemerintah mengawasi pencemaran aliran sungai dari limbah industri, karena sebagai warga yang baik, harus kita akui jika rumah tangga kita pun menyumbangkan limbah cukup besar. Seperti yang dikemukakan Kepala Pusat Data dan Informasi Kementrian Kelautan dan Perikanan (Pusdatin KKP), Soen’an H Poernomo kepadaKompas, masyarakat perlu sadar untuk mencegah pencemaran lingkungan laut yang disebabkan oleh limbah rumah tangga.
Pasalnya, aliran limbah yang kita buang akan mengalir ke sungai, sebelum akhirnya bermuara di lautan. Jangan berpikir bahwa limbah rumah tangga kita hanya sedikit, karena seperti diungkapkan Soen’an, pencemaran lingkungan laut di Indonesia justru berasal dari pencemaran lingkungan sungai. Dengan kata lain, kita tidak bisa mengelak dari tuntutan mencegah pencemaran lingkungan laut dari rumah kita sendiri.
Eutrofikasi, demikian istilah ilmiah untuk permasalahan lingkungan hidup yang diakibatkan oleh limbah, sejatinya terjadi karena proses penuaan yang memerlukan waktu ribuan tahun. Misalnya air danau yang suatu saat tidak dapat berguna lagi bagi manusia, karena unsur-unsur kehidupan di dalamnya sudah mati atau kian menurun kualitasnya. Namun akibat proses modernisasi termasuk aktivitas rumah tangga menghasilkan limbah demikian banyak, eutrofikasi air laut dan air sungai terjadi sangat cepat. Tanpa usaha mencegah pencemaran lingkungan laut di sini, eutrofikasi dikhawatirkan terjadi hanya dalam beberapa dekade saja.
Oleh karena itu, sudah sewajarnya kita sebagai warga yang baik dan mencintai alam ini, berusaha semaksimal mungkin mencegah pencemaran lingkungan laut dari rumah kita sendiri. Anda tentu dapat membatasi dan mengurangi pemakaian bahan-bahan yang menghasilkan limbah, agar air yang dibuang ke sungai tidak mengandung limbah terlalu besar.
Misalnya dengan cara mengurangi pemakaian sabun cuci untuk pakaian. Jika Anda merasa kesulitan menghilangkan noda membandel, ada beberapa tips mencuci pakaian yang bisa diterapkan. Kemudian jika kendaraan tidak terlampau kotor, usahakan hanya mencucinya tanpa sabun. Dengan cara-cara nyata seperti ini, diharapkan kita dapat mencegah pencemaran lingkungan laut bersama-sama.

Pentingnya Air yang Bersih Bagi Kita

Pentingnya air yang bersih bagi manusia tentu sudah Anda pahami sejak kecil. Belakangan, sekolah dasar maupun pendidikan usia dini senantiasa menyelipkan pendidikan pentingnya air yang bersih bagi semua manusia. Namun kenyataannya, manusia di seluruh penjuru bumi masih terus menghasilkan bermacam limbah yang membahayakan alam dan lingkungan kita sendiri.
Jangankan industri skala besar, menengah, hingga industri kecil, limbah rumah tangga pun dapat mengakibatkan pencemaran lingkungan laut. Khususnya limbah cair (bukan limbah padat yang mengapung di sungai), dampaknya tidak hanya berpengaruh pada kualitas air sungai maupun laut, tetapi juga mempengaruhi kualitas oksigen dalam air yang diserap tanah. Sehingga tanpa upaya dari kita sendiri, pentingnya air yang bersih bagi seluruh manusia hanya akan menjadi wacana belaka.
Di sisi lain, air yang bersih sangat dibutuhkan untuk minum, memasak, mandi, mencuci, dsb.Pentingnya air yang bersih untuk seluruh aktivitas tersebut tentunya karena air yang bersih dapat menghindari kita dari penyakit. Anda mungkin masih ingat, jika penyakit seperti diare, demam berdarah, disentri, hepatitis A, kolera, tiphus, cacingan, sampai malaria, dapat ditimbulkan oleh air yang kotor. Bahkan air yang terlalu banyak mengandung zat besi kabarnya dapat menyebabkan penyakit kanker.
Sebaliknya, air yang bersih dapat membawa berbagai keuntungan bagi manusia. Selain sebagai pemenuh kebutuhan beraktivitas yang disebutkan sebelumnya, air bersih secara spesifik berguna untuk memperlancar sistem pencernaan, memperlambat tumbuhnya zat-zat penyebab kanker, meningkatkan kecantikan kulit, meningkatkan kualitas kesuburan ibu, hingga menyehatkan jantung dan ginjal. Tidak ada kata lain yang dapat menggantikan pentingnya air bersih bagi kehidupan manusia, bukan?
Oleh karenanya, sudah sepantasnya kita berusaha menjaga kebersihan lingkungan kita, agar air yang kita butuhkan tidak tercemari limbah, dan mengakibatkan berbagai dampak buruk di masa depan. Lalu jika kita menyadari pentingnya air yang bersih, kerjakan seluruh tindakan yang mampu dilakukan dari rumah kita sendiri. Misalnya dengan menerapkan hidup ecogreen dari rumah yang dapat dilakukan tanpa kesulitan berarti.
Ayo! Mulai peduli terhadap pentingnya air bersih di lingkungan sekitar agar hidup Anda dan keluarga jadi sehat.

Anti-Bakteri Dalam EcoBALL: Efektif Menghilangkan Bau Tak Sedap

Anti-bakteri selalu dibutuhkan manusia dalam segala hal, terutama ketika Anda mencuci pakaian. Seperti Anda tahu, bakteri merugikan yang bereaksi menghasilkan asam asetat, kerap membuat tubuh maupun pakaian berbau tak sedap. Menyemprotkan pewangi menjadi tidak berguna dengan begitu, karena yang diperlukan sebenarnya adalah anti-bakteri untuk memperlambat proses pertumbuhan bakteri tersebut.
Saat mencuci pakaian, Anda tentu ingin agar pakaian terbebas dari bakteri dan kotoran lain. Tetapi kesalahan membilas pakaian (kurang lama atau kurang air bersih) menyebabkan residu deterjen masih menempel pada pakaian, dan menimbulkan bau tak sedap baru. Jadi sekalipun deterjen bisa membersihkan pakaian dari bakteri, tetapi kesalahan tadi justru menimbulkan bau lain muncul dan membuat anti-bakteri menjadi percuma.
Masalahnya tentu bukan “jangan salah mencuci” menggunakan deterjen, karena jika deterjen memungkinkan bakteri baru berkembang-biak, mengapa tidak menggunakan EcoBALL yang tidak punya resiko seperti itu? Tanpa mengandung residu deterjen sehingga pakaian tidak perlu dibilas, Anda tentu bisa lebih tenang mencuci pakaian.
Bola pencuci EcoBALL sendiri bukannya tidak memiliki kandungan anti-bakteri. Bahkan sebaliknya, EcoBALL mengandung anti-bakteri yang berfungsi untuk membunuh dan menahan perkembangan bakteri pada pakaian, sehingga pakaian menjadi berbau segar setelah dicuci. Jika pakaian Anda sebelumya terasa lengket atau berlendir saat dimasukkan ke dalam air, anti-bakteri dalam EcoBALL akan berfungsi maksimal melepaskan bakteri-bakteri yang menempel. Hasilnya, bisa Anda rasakan sendiri manfaat EcoBALL yang sudah terbukti mampu membersihkan pakaian seperti deterjen.
Jadi tanpa perlu memikirkan lagi persoalan ‘bilas-membilas’, kandungan anti-bakteri dalam EcoBALL benar-benar membantu Anda memberikan hasil cucian yang segar dan bebas dari bermacam bau. Jadi, apa Anda masih mau mencuci dengan cara biasa, atau memilih EcoBALL yang punya kandungan anti-bakteri dan mampu bekerja secara efektif?

Washing Pelet: Benarkah Bertahan Lama, Ekonomis, dan Terbaik?‏

Pernah dengar bola pencuci yang didalamnya terkandung washing pellet? Beberapa laundry ball yang beredar di pasaran belakangan ini menekankan adanya washing pellet sebagai kandungan utama untuk memperoleh hasil cucian yang bersih, ekonomis, sekaligus ramah lingkungan.
Padahal struktur washing pellet yang lunak dan mudah larut dalam air membuat bahan ini tidak akan bertahan lama. Meskipun Anda tetap bisa menggunakan laundry ball untuk mencuci, tetapi untuk mendapat kualitas daya bersih yang sama, Anda sebenarnya harus merefill washing pellet tersebut. Jika tidak, tentu saja kualitasnya akan jauh menurun.
Hasil Kerja Washing Pellet
Keterangan Foto : 
1. Ukuran washing pellet setelah 3 kali mencuci
2. Ukuran washing pellet setelah 9 kali mencuci
3. Ukuran washing pellet setelah 15 kali mencuci
4. Ukuran washing pellet setelah 21 kali mencuci
Dari ilustrasi di atas terlihat jelas jika ukuran washing pellet terus mengecil setelah digunakan mencuci berkali-kali. Bagaimana mungkin laundry ball dengan washing pellet dapat mencapai 1.000 kali mencuci?
Biasanya, penutup laundry ball dengan washing pellet yang berukuran sebesar uang Rp 100,- mudah dibuka, karena memang bola pencuci ini sebenarnya didesain untuk refill system.
Lagipula, washing pellet sebenarnya adalah bahan yang biasa digunakan untuk mesin cuci piring. Jadi, hindari kebingungan Anda dengan membeli bola pencuci EcoBALL berkualitas terbaik tanpa bahan – bahan tambahan yang sebenarnya tidak perlu.
Apakah Anda masih mau menggunakan laundry ball yang mengandung washing pellet dan hanya dapat digunakan satu sampai tiga bulan? Atau memilih bola pencuci EcoBALL yang sudah dikenal luas, terbukti ekonomis oleh masyarakat, ramah lingkungan, dan bisa digunakan hingga tiga tahun?

Pakaian Awet Berkat EcoBALL

Pakaian awet selama bertahun-tahun jika disimpan dalam lemari tanpa pernah dikenakan.” Kelakar tersebut mungkin menyiratkan rasa putus asa seseorang yang cukup sering mendapati pakaiannya rusak setelah dicuci. Terlebih mencuci menggunakan mesin, serat kain memang lebih rentan menjadi lapuk.
Sebetulnya, lapuknya serat kain tidak hanya disebabkan oleh putaran mesin. Kalau Anda mencuci dengan tangan tetapi menggunakan sikat, kain pun akan lebih mudah lapuk. Kemudian jika menggunakan mesin, sebenarnya  serat kain mudah menjadi lapuk karena deterjen memiliki kandungan pemutih. Kandungan inilah yang membuat pakaian “bersinar” setelah dicuci, tetapi sekaligus berdampak pada kekuatan kain yang terus menurun. Akibatnya pakaian awet tinggal kenangan.
Untunglah bola pencuci EcoBALL hadir sebagai solusi mencuci yang ramah terhadap pakaian. Bukan hanya membuat proses mencuci lebih cepat, praktis, sekaligus ekonomis, EcoBALL juga mengandung penghilang klor yang dapat menetralisir klorida/kaporit di dalam air. Hasilnya, proses okdidasi dan perubahan warna yang terjadi selama proses mencuci akan berkurang dan menjadikan pakaian awet.
Lagipula, netralisasi ini terbukti meningkatkan kemampuan kerja butiran far dan butiran alkali dalam EcoBALL, sehingga bisa dengan mudah pula melepaskan kotoran-kotoran yang menempel pada serat kain. Dengan kemudahan itu pula, bola pencuci EcoBALL dapat mempertahakan pakaian awethingga bertahun-tahun.

Warna Baju Tetap Aman Berkat EcoBALL

Warna baju saat dicuci sering mudah luntur? Hmm… bukan Anda saja yang merasakannya, tetapi seluruh masyarakat Indonesia juga punya masalah sama. Itu sebabnya produk-produk deterjen selalu menggembar-gemborkan kandungan khusus yang dapat menjagawarna baju tetap baik setelah dicuci, sekaligus bersinar layaknya pakaian baru.
Ada yang aneh dengan hal itu? Ya! Tentu saja! Bahan kimia pemutih dalam deterjen terbukti membuat warna baju cepat pudar, karena bahan kimia ini memang sangat keras. Jadi sekalipun terdapat kandungan yang mempertahankanwarna baju, bahan ini tetap akan kalah oleh pemutih pada akhirnya. Hasilnya, pakaian memang tampak cerah, tapi sebenarnya warna baju sudah menurun cukup banyak.
Bandingkan dengan kemampuan daya cuci EcoBALL yang tidak disertai pemutih, karena sudah mengandung butiran far-infrared dan ion negatif yang hasilnya dapat meningkatkan kemampuan air memisahkan kotoran pada baju. Selain itu, EcoBALL juga memiliki kandungan penghilang Klor, sehingga dapat melindungi oksidasi dan perubahan warna baju, bahkan mempertahankan elastisitas kain.
Jadi, dengan cara kerja fisika, EcoBALL dapat benar-benar menjaga warna baju tetap seperti sediakala. Yah, tentu saja setiap baju yang dicuci akan mengalami penurunan warna, tetapi dibanding menggunakan pemutih, daya kerja EcoBALL sudah terbukti mampu menjaga warna baju tetap utuh. Atau… Anda harus buktikan sendiri kemampuan EcoBALL dalam mencuci!

Mesin Cuci Canggih vs EcoBALL

Mesin cuci canggih tentu jadi idaman setiap orang. Dengan teknologi yang kian meningkat, hasil-guna diharapkan mampu memberikan berbagai dukungan bagi rumah tangga. Tak hanya mesin cuci canggih dengan pengeluaran ekonomis, tapi juga mesin cuci yang mampu menghasilkan cucian lebih bersih dari mesin cuci sebelumnya. Pertanyaannya, benarkah setiap orang membutuhkan mesin cuci seperti itu?
Dari kemampuan pengembangan teknologi, perusahaan elektronik memang terus menciptakan inovasi yang dapat membantu setiap orang memperoleh produk yang prima, termasuk mesin cuci. Jika sebelumnya Anda menggunakan mesin cuci dengan pengering terpisah, inovasi mengantarkan teknologi mencuci dan mengeringkan dalam satu tempat (top loading maupun front loading). Belakangan, inovasi mutakhir selanjutnya adalah mesin cuci canggih yang mampu membunuh bakteri pada pakaian, sekaligus mampu mencuci kain sutera yang umumnya tidak bisa dilakukan mesin cuci.
Dengan kemampuan mesin cuci canggih ini, Anda tentu bisa menghemat berbagai pengeluaran. Misalnya pengeluaran bulanan untuk listrik, air, sampai aktivitas mencuci yang berlangsung lebih singkat. Hanya saja, harga inovasi ini tentu mesti Anda bayar mahal, sekalipun mesin cuci dapat digunakan hingga bertahun-tahun.

Kecanggihan vs. EcoBALL

Kalau melihat sisi fungsi yang ekonomis, Anda tentu mengiyakan jika EcoBALL memang terbukti membantu memotong anggaran bulanan rumah tangga, sama efektifnya dengan keberadaan mesin cuci canggih tersebut. EcoBALL juga terbukti mampu membunuh bakteri sehingga hasil cucian berbau segar, dan mampu mencuci kain sutera yang sensitif tanpa takut kain menjadi rusak dan pudar warnanya.
Namun dari sisi harga beli yang ekonomis, EcoBALL tentu jauh mengungguli mesin cuci canggihyang harganya bisa mencapai 2-3 kali lipat lebih mahal dari mesin cuci biasa. Inovasi adalah bagian yang diunggulkan. Jadi, sebenarnya Anda adalah orang yang diuntungkan dari penjualan inovasi karena pembeli mula-mula telah membayar biaya EcoBALL yang sebelumnya dibanderol berkali-kali lipat, seperti halnya harga mesin cuci canggih tersebut.

Sejarah Singkat Sabun Pencuci di Dunia

Sejarah singkat sabun pencuci di dunia. Kalau coba dirunut, ternyata sabun pencuci punya sejarah cukup panjang. Dikenal sebagai pengembangan sabun kebersihan (untuk tubuh), masyarakat Eropa lebih dulu mengenal sabun pencuci seperti bentuk yang kita lihat dalam keseharian.
Sejarah singkat sabun pencuci di dunia, sejak abad ke-17, masyarakat Eropa mulai mengenal pengembangan sabun untuk mencukur janggut, mencuci rambut, hingga mencuci pakaian. Tetapi pembuatan sabun modern baru lahir melalui penelitian di Perancis dan Belgia pada awal abad ke-18, dan baru pada 1850 berdiri perusahaan industri sabun di Amerika. Selanjutnya, industri sabun kurang bergerak cepat, padahal kemajuan industri mendasari perkembangan sabun pencuci.
Sejarah singkat sabun pencuci di dunia, baru pada tahun 1916, PD I mengakibatkan industri kekurangan lemak untuk membuat sabun. Inovasi yang lahir kemudian adalah deterjen sintetik pertama yang menggabungkan bahan pembuat sabun dan bahan pembersih lain. Inovasi ini ternyata terus berkembang, dan mulai dikenal sabun pencuci untuk rumah tangga pada tahun 1930-an, tetapi baru berkembang pesat memasuki PD II yang membutuhkan sabun pencuci efektif dan efisien.
Uniknya, deterjen pertama (bukan yang sintetik tadi), digunakan untuk mencuci piring atau pakaian berbahan lembut. Kemudian setelah kandungan surfkatan dimasukkan ke dalam deterjen, daya bersih sabun pencuci tersebut jadi kegemaran masyarakat lintas dunia. Bahkan di tahun 1953, penjualan deterjen dari Amerika melebihi penjualan sabun biasa.
Selanjutnya, sejarah singkat sabun pencuci di dunia, industri bergerak cepat menambah inovasi dengan memasukkan pemutih oksigen ke dalam sabun pencuci. Di era 1960-an, sabun pencuci bahkan sudah memiliki enzim yang memungkinkan pakaian direndam sebelum dicuci. Lalu pada era 1970-an, sabun pencuci yang dipadukan dengan bahan pelembut kain mulai dikenal luas.
Inovasi sabun pencuci terus berkembang di era 1980-an seiring perkembangan mesin pencuci. Berdasarkan kebutuhan mesin pencuci, industri berhasil menciptakan konsentrat bubuk untuk mencuci pakaian. Sedang di era 1990-an, industri juga kembali menghadirkan sabun pencuci berupa cairan (superkonsentrat) yang mampu bekerja dua kali lipat lebih efektif saat mencuci pakaian.
Namun demikian, Sejarah singkat sabun pencuci di dunia, era 1990 juga menghadirkan wacana baru bagi sabun pencuci di dunia, seiring tuntutan pakar-pakar dan pemerhati lingkungan hidup yang menuntut pengurangan sabun pencuci deterjen. Bukan tanpa sebab tentunya, tetapi kerusakan lingkungan akibat deterjen sudah semakin membahayakan, dan solusi baru sabun pencuci pakaian dibutuhkan demi masa depan dunia agar tetap ramah kita tempati. Di sinilah inovasi bola pencuci seperti EcoBALL dimulai, dan menjadi babak baru sejarah perkembangan sabun pencuci.

Kamis, 24 Mei 2012

Penghilang Noda Pakaian yang Ramah Lingkungan


Penghilang noda pakaian sudah menjadi bagian dalam kehidupan sehari-hari, terutama demi mendapat pakaian yang benar-benar bersih. Sayangnya, penghilang noda pakaian yang beredar di pasaran sebenarnya hanya menambah jumlah limbah rumah tangga dari rumah Anda.
Dari jenis produk yang beredar di pasaran, penghilang noda pakaian dapat dibagi menjadi dua jenis. Anda bisa menemukanpenghilang noda pakaian dengan merk terkenal lewat iklan di berbagai media massa, atau cukup membeli bahan kimia tertentu di toko khusus. Kedua jenis ini tentu berbeda harga, dan kalau Anda cukup mengenal cara penggunaan bahan kimia yang dimaksud, Anda dapat berhemat cukup banyak setiap bulannya.
Namun demikian, kedua jenis penghilang noda pakaian ini memiliki kesamaan. Ya! Keduanya sama-sama menggunakan bahan kimia sebagai kandungan penghilang noda pakaian. Dapat dibayangkan bila deterjen saja sudah mengandung banyak bahan kimia, dan masih ditambah dengan bahan kimia lain untuk menambah kekuatan menghilangkan noda. Berapa banyak limbah rumah tangga hasil mencuci yang Anda hasilkan dalam seharinya?

Eco Stick Remover yang Ramah Lingkungan

Lain halnya jika Anda menggunakan bola pencuci EcoBALL yang terkenal dengan teknologi fisikanya dalam mencuci pakaian. Selain harga jual yang murah karena cara kerjanya, EcoBALL juga dapat bekerja maksimal bersama Stain Remover EcoSpot. Cara kerja fisika dari produk ini dapat menjadipenghilang noda pakaian yang handal bagi pakaian Anda.
Masalah noda pada pakaian yang acapkali sulit dibersihkan seperti noda minyak, saus, kopi, teh, keringat kosmetik, bahkan darah sekalipun, dapat dihilangkan dengan tuntas oleh Stain Remover EcoSpot. Caranya, setelah Anda mengolesi bagian dengan noda membandel dengan EcoSpot, Anda tinggal mencuci pakaian seperti biasa dengan EcoBALL. Keduanya memang akan jadi penghilang noda pakaian yang mudah digunakan.
Namun hal yang terutama, baik EcoBALL dan EcoSpot telah sama-sama terbukti ramah lingkungan. Air hasil mencuci misalnya, dapat tetap digunakan untuk mencuci mobil atau menyiram tanaman. Sehingga alih-alih menambah limbah cair hasil mencuci di rumah, Anda malah turut menghemat air dan tidak menambah jumlah air yang tercemar oleh bahan-bahan kimia. Sangat efektif dan efisien, bukan?
Jadi, tinggalkan cara lama mencuci pakaian yang Anda gunakan, dan mulailah beralih menggunakan EcoBALL dan EcoSpot sebagai penghilang noda pakaian yang baik serta ramah lingkungan. Ayo jaga lingkungan kita lebih bersih mulai sekarang!